Minggu, 23 Oktober 2011

Tugas Mandiri

Tema : Kesehatan
Judul : Penyebeb Pengeroposan pada Tulang dan Cara Menanggulanginya
Tujuan : Memberi tahu kepada pembaca bahwa penyakit ini merupakan sebagian penyakit kronis.

              Penyebab Pengeroposan pada Tulang dan Cara Menanggulanginya
Osteoporosis atau pengeroposan tulang adalah penyakit tanpa keluhan atau gejala yang ada, sehingga tidak disadari oleh penderitanya. Sampai tiba dengan saatnya, penyakit ini memberikan rasa sakit di sekujur tulang punggung. Osteoporosis yang selama ini dikenal sebagai penyakit degeneratif, sebenarnya dapat dicegah sejak usia muda, di saat pertumbuhan tulang masih berjalan optimal; yaitu hingga umur 35 tahun.
Faktor yang dapat mempengaruhi penyakit ini seperti faktor genetik, suku bangsa, usia, jenis kelamin, menopause dan tinggi badan merupakan faktor penyebab osteoporosis yang tidak dapat diubah. Penyakit ini dapat masuk ke dalam kategori penyakit kronis karena selain merupakan penyangga tubuh, tulang juga mampu memberikan kesan estetis bagi bentuk tubuh. Sayangnya, tidak semua orang mengetahui bahwa tulang mempunyai manfaat yang cukup besar sehingga pabila tulang kita rapuh apakah ada hal yang untuk menyangga tubuh kita.

Untuk selengkapnya download filenya dalam format .docx di sini!

Ciri Khas Orang Dewasa

C
iri khas umat Dewasa diawali dengan Diam Aktif yaitu kemampuan untuk menahan diri dalam berkomentar. Orang yang memiliki kedewasaan dapat dilihat dari sikap dan kemampuannya dalam mengendalikan lisannya, seorang anak kecil, saudaraku apa yang dia lihat biasanya selalu dikomentari.
Orang tua yang kurang dewasa mulutnya sangat sering berbunyi, semua hal dikomentari, ketika dia melihat sesuatu langsung dipastikan akan dikomentari,ketika menonton televisi misalnya; komentar dia akan mengalahkan suara dari televisi yang dia tonton . Penonton tv yang dewasa itu senantiasa bertafakur, acara yang dia tonton senantiasa direnungkan (tentunya acara yang bermanfaat) dan memohon dibukakan pintu hikmah kepada Allah, SubhanALLAH.

Ketika menyaksikan demonstrasi dia bertafakur.. "beginilah kalau negara belum matang, setiap waktu demo,kata-kata yang dikeluarkan jauh dari kearifan" "ternyata sangat mudah menghina, mencaci, dan memaki itu" Seseorang yang pribadinya matang dan dewasa bisa dilihat dari komentar-komentarnya,makin terkendali Insya Allah akan semakin matang.

Ciri kedewasaan selanjutnya dapat dilihat dari Empati. Anak-anak biasanya belum dapat meraba perasaan orang lain, orang yang bertambah umurnya tetapi tidak dapat meraba perasaan orang lain berarti belum dapat disebut dewasa. Kedewasan seseorang dapat dilihat dari keberanian melihat dan meraba perasaan orang lain. Seorang ibu yang dewasa dan bijaksana dapat dilihat dari sikap terhadap pembantunya yaitu tidak semena-mena menyuruh, walaupun sudah merasa menggajinya tetapi bukan berarti berkuasa,bukankah di kantor ketika lembur pasti ingin dibayar overtime? tetapi pembantu lembur tidak ada overtime? semakin orang hanya mementingkan perasaannya saja maka akan semakin tidak bijaksana. Semakin orang bisa meraba penderitaan orang lain Insya Allah akan semakin bijak. Percayalah tidak akan bijaksana orang yang hidupnya hanya memikirkan perasaannya sendiri.

Orang yang dewasa, cirinya hati-hati (Wara’),dalam bertindak. Orang yang dewasa benar-benar berhitung tidak hanya dari benda, tapi dari waktu ; tiap detik,tiap tutur kata , dia tidak mau jika harus menanggung karena salah dalam mengambil sikap. Anak-anak atau remaja biasanya sangat tidak hati-hati dalam bercakap dan mengambil keputusan.Orang yang bersikap atau memiliki kepribadian dewasa (wara’) dapat dilihat dalam kehati-hatian memilih kata, mengambil keputusan,mengambil sikap, karena orang yang tidak dewasa cenderung untuk bersikap ceroboh.

Orang yang dewasa terlihat dalam kesabarannya (sabar), kita ambil contoh; di dalam rumah seorang ibu mempunyai 3 orang anak, yang satu menangis, kemudian yang lainnya pun ikut menangis sehingga lama-kelamaan menjadi empat orang yang menangis, mengapa karena ternyata ibunya menangis pula. Ciri orang yang dewasa adalah sabar, dalam situasi sesulit apapun lebih tenang, mantap dan stabil.

Sahabat-sahabat, seseorang yang dewasa benar-benar mempunyai sikap yang amanah, memiliki kemampuan untuk bertanggung jawab.

Untuk melihat kedewasaan seseorang dapat dilihat dari kemampuannya bertanggungjawab, sebagai contoh; seorang ayah dapat dinilai bertanggung jawab atau tidak yaitu dalam cara mencari nafkah yang halal dan mendidik anak istrinya? Bukan masalah kehidupan dunia, yang menjadi masalah mampu tidak mempertanggungjawabkan anak-anak ketika pulang ke akherat nanti? Ke surga atau neraka? Oleh karena itu orang tua harus bekerja keras untuk menjadi jalan kesuksesan anak-anaknya di dunia dan akherat.

Pernah ada seseorang menyekolahkan anak-anaknya ke luar negeri, ketika ditanya tentang sholatnya? ternyata tidak berjalan dengan baik karena orang-orangnya tidak ada yang sholat sehingga melakukannya pun kadang-kadang, apalagi untuk shalat Jumat jarang dilaksanakan, dengan alasan masjidnya jauh.

Lalu kenapa disekolahkan di Luar Negeri? alasannya adalah sebentar lagi globalisasi, ketika perdagangan bebas anak harus disiapkan. Tetapi bagaimana jika sebelum perdagangan bebas anaknya meninggal dunia? sudah disiapkan belum pulang ke akherat? orang yang dewasa akan berpikir keras bagaimana anak-anaknya bisa selamat? Jangan sampai di dunia berprestasi tapi di akherat celaka.

Saudaraku dan sahabatku, tidak cukup merasa bangga dengan menjadi tua, mempunyai kedudukan,jabatan, karena semua itu sebenarnya hanyalah topeng, bukan tanda prestasi. Prestasi itu adalah ketika kita semakin matang, dan semakin dewasa .

Kesuksesan kita adalah bagaimana kita bisa memompa diri kita dan menyukseskan orang-orang disekitar kita, kalau ingin tahu kesuksesan kita coba lihat perkembangan keluarga kita, istri dan anak-anak kita maju tidak? lihat sanak saudara kita pada maju tidak? Jangan sampai kita sendirian yang maju, tapi sanak saudara kita hidup dalam kesulitan, ekonominya seret, pendidikan seret.,sedang kita tidak ada kepedulian. Berarti itu sebuah kegagalan.,kedewasaan seseorang itu dilihat dari bagaimana kemampuan memegang amanah?




SEMOGA ANDA MENJADI LEBIH DEWASA

RPP Micro Teaching


RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
                                                          (RPP)

Nama Sekolah             : SMP PGRI BANDAR LAMPUNG
Mata Pelajaran            : Matematika
Kelas                           : IX (sembilan)
Semester                      : 1 (satu)

Standar Kompetensi : Melakukan pengolahan dan penyajian data
Kompetensi Dasar    : Menyajikan data dalam bantuk table dan diagram batang, diagram garis, dan diagram lingkaran.

Indikator                    :
-      Menyajikan data tunggaldalam bentuk table, diagram batang, diagram garis, dan diagram lingkaran
-      Membaca diagram suatu data

Alokasi Waktu           : 2 x 40 menit (1 x Pertemuan)
A.    Tujuan Pembelajaran :
Diharapkan siswa dapat:
-       Membuat table diagram batang, diagram garis, dan diagram lingkarandari data tunggal
-       Menafsirkan diagram suatu data

v  Karakter Siswa yang di harapkan :
a.       Disiplin
b.      Rasa hormat dan perhatian
c.       Tekun
d.      Tanggung jawab
e.       Tidak mudah menyerah
f.       Teliti
g.      Kreatif
h.      Rasa ingin tahu




B.     Materi Ajar :
-       Statistik

C.    Metode Pembelajaran :
Ceramah,tanya jawab,diskusi,dan pemberian tugas.

Untuk lebih lengkapnya download file format .docx disini!

Theme For Nokia S60 3rd

Comments